Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Kematian Afif Maulana Siswa SMP di Padang, Diduga Disiksa hingga 30 Anggota Polda Sumbar Diperiksa

Minggu, 23 Juni 2024 - 05:35:00 WIB
5 Fakta Kematian Afif Maulana Siswa SMP di Padang, Diduga Disiksa hingga 30 Anggota Polda Sumbar Diperiksa
Wakapolresta Padang AKBP Ruly Indra Wijayanto memperlihatkan sajam serta baju dan kendaraan korban saat konferensi pers, Jumat (21/6/2024). (Foto: MPI/Rus Akbar)
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id - Kasus kematian anak bernama Afif Maulana (13) di Padang, Sumatra Barat (Sumbar), berbuntut panjang. Siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Padang ini diduga tewas karena disiksa polisi, berdasarkan hasil investigasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang. 

Jasad Afif sebelumnya ditemukan warga yang sedang membuang sampah, mengambang di sungai bawah Jembatan Aliran Batang Kuranji, Jalan By Pass KM 9, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (9/6/2024) siang. Luka lebam ditemukan di sekujur tubuhnya.

Berikut 5 fakta kasus kematian Afif Maulana:

1. Awalnya Dituduh akan Tawuran 

Direktur LBH Padang Indira Suryani mengatakan, dari hasil investigasi awal kejadian itu, pihaknya menemukan fakta korban Afif Maulana (AM) dan teman-temannya dituduh akan tawuran oleh tim Sabhara Polda Sumbar, Sabtu (8/6/2024) malam. Polisi yang berpatroli lalu diduga menyiksa mereka.

"Mestinya polisi menerapkan asas praduga tidak bersalah dalam hal ini, bukan melakukan penyiksaan," katanya di Padang, Jumat (21/6/2024).

Saksi kunci kejadian itu yang juga teman korban berinisial A mengatakan, pada malam kejadian, dia dan Afif berboncengan motor di Jembatan Aliran Batang Kuranji. Keduanya dihampiri diduga anggota Sabhara Polda Sumbar yang berpatroli mengendarai motor dinas berjenis KLX.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut