Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Satgas PKH Ungkap 31 Perusahaan Diduga Biang Kerok Bencana Sumatra, Ini Rinciannya
Advertisement . Scroll to see content

31 Perusahaan Diduga Penyebab Bencana Sumatera: 9 di Aceh, 8 di Sumut dan 14 di Sumbar

Senin, 15 Desember 2025 - 17:47:00 WIB
31 Perusahaan Diduga Penyebab Bencana Sumatera: 9 di Aceh, 8 di Sumut dan 14 di Sumbar
Banjir bandang yang melanda Desa Kapa, Kabupaten Bireuen, Aceh mengakibatkan puluhan rumah warga hancur dan tertimbun kayu gelondongan serta lumpur. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Komandan Satuan Tugas Penerbitan Kawasan Hutan (Satgas PKH) Mayjen TNI Dody Triwinarno menyampaikan bahwa terdapat 31 perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran hingga menimbulkan bencana di wilayah Sumatera. Perusahaan-perusahaan tersebut tersebar di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).  

"Untuk yang di Aceh, dugaan sementara yang terimbas langsung, yang terkait langsung dengan DAS (daerah aliran sungai), itu ada 9 PT," kata Dody di Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (15/12/2025).  

Selain itu, ada delapan perusahaan di Sumut, sementara 14 lainnya beroperasi di Sumbar. “Untuk di Sumatera Barat, dugaan terhadap subjek hukum yang ada, entitas perusahaan lokal, diperkirakan ada 14 dari tiga wilayah daerah aliran sungai yang menjadi penyebab,” ucapnya.  

Satgas PKH telah mengidentifikasi dan pemetaan terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga bertanggung jawab atas banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.  

“Bahwa Satgas PKH sudah melakukan langkah-langkah identifikasi perbuatan pidana dan selanjutnya akan memastikan siapa yang bertanggung jawab secara pidana atas bencana yang terjadi,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sekaligus Ketua Pelaksana Satgas PKH, Febrie Adriansyah, usai rapat koordinasi di Kejagung, Senin (15/12/2025).  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut