Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dolar AS Menguat, Binsar Minta Pemkot Medan Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja
Advertisement . Scroll to see content

Video Viral Protes Bupati Boltim Soal Banpres, Kementerian Koperasi dan UKM Turun Tangan

Minggu, 27 Desember 2020 - 06:57:00 WIB
Video Viral Protes Bupati Boltim Soal Banpres, Kementerian Koperasi dan UKM Turun Tangan
Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Hanung Harimba Rachman. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Ketiga, bagi pelaku usaha mikro yang menerima Banpres produktif 2,4 juta rupiah semuanya ditransfer langsung ke rekening masing-masing. Tidak ada potongan sepeser pun semua biaya administrasi, pembuatan rekening ditanggung oleh bank penyalur,”katanya.

Dalam proses penyaluran Banpres produktif usaha mikro ini peran kemenkop UKM sebagai kuasa pengguna anggaran adalah verifikator, validasi data calon penerima dilakukan berlapis melalui Data SKP, Kemenkeu, SLIK OJK dan proses Know Your Customer (KYC) oleh bank penyalur seperti BRI, BNI, dan BNI Syariah sebelum ditransfer langsung ke rekening penerima.

"Lewat penjelasan ini kami berharap dapat meluruskan ketidaktepatan informasi yang terlanjur viral,”tuturnya.

Diketahui, pada jumat (25/12/2020), Bupati Boltim Sehan Salim Landjar mengkritik proses distribusi bantuan pusat untuk UMKM dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Sehan menjelaskan alasan dirinya marah-marah atas penyaluran tersebut.

Mulanya, dia berencana melakukan kunjungan dengan kapolres usai apel Operasi Lilin 2020 untuk Natal dan Tahun Baru. Kemudian mereka blusukan ke warga untuk membagikan masker bantuan dari Kapolda Sulawesi Utara. Lalu kapolres mengatakan bahwa di Kecamatan Kotabunan sedang ramai orang berkumpul. Sehan lantas berinisiatif untuk meninjau ke lokasi untuk memastikan warga memakai masker.

“Alhamdulillah mereka pakai masker,” tuturnya dalam video berdurasi 9.55 menit itu.

Setelah itu, Sehan lalu bertanya tujuan warga berkumpul. Warga yang berjumlah 125 orang menjelaskan bahwa mereka datang untuk menerima bantuan dari presiden.

“Siapa yang ngusul? Nah ini yang finance ya Estadana, kebetulan berdampingan langsung dengan BRI,” tuturnya.

Sehan lantas bertanya tentang alasan dan mekanisme lembaga keuangan tersebut menjadi pengusul bantuan.

“Mereka bilang ini nasabah kita semuanya pak. Mereka ini kita pinjamkan uang, baru kita usulkan ke Kementerian Koperasi dan UMKM,” ujarnya.

Sementara untuk mekanisme pinjamanya, Sehan mengaku telah mendapat gambaran dari para nasabah tersebut.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut