Sulut Lepas Ekspor Hasil Perkebunan ke 9 Negara
Selain dari Manado, Mentan Syahrul juga melakukan pelepasan ekspor raya komoditas perkebunan secara virtual tersebut dari berbagai pelabuhan laut dan bandar udara. Yaitu tepatnya di 22 unit pelaksana teknis karantina pertanian di seluruh Indonesia.
Dari 22 pintu ekspor, empat diantaranya disaksikan secara virtual terhubung langsung dengan Menteri Pertanian. Yakni Belawan, Pekanbaru, Manado dan Lampung. Secara total, ekspor komoditas perkebunan yang dilepas berjumlah 94,9 ribu ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp1,68 triliun
Sedangkan ragam komoditas sebanyak 10 jenis seperti kelapa dan turunannya, karet, kopi, kakao dan pinang dengan 44 negara tujuan antara Cina, Rusia, Lativa, Inggris dan lainnya.
"Hari ini saya bersama Gubernur Jawa Barat dan Bupati Tanggerang dan seluruh jajaran eselon 1 di lingkup Kementerian Pertanian dan ekspor kita hari ini tidak lain adalah mencoba melakukan optimalisasi berbagai produk sektor pertanian," kata pria yang biasa di sapa SYL ini.
Menurutnya, Kementan terus mendorong untuk akselerasi ekspor sektor pertanian ke beberapa negara yang ada. Hal ini sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo untuk melakukan pemulihan ekonomi menjadi prioritas ditengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi diseluruh dunia. Peringatan Hari Perkebunan Nasional 2020 tersebut mengambil tema Optimalisasi Ekspor Perkebunan Dalam Upaya Pemulihan Ekonomi.