Sejarah Pemberontakan PRRI/Permesta dan Keterlibatasan AS dalam Operasi CIA
Berdasarkan dokumen CIA yang bocor ke publik, Amerika Serikat menyatakan mendukung PRRI. Sokongan Paman Sam dalam rangka menggulingkan kekuasaan Soekarno itu dilakukan dengan menggelar operasi tertutup.
Bahkan keputusan untuk menjatuhkan Bung Karno telah diambil alih langsung Presiden Eisenhower pada 25 September 1957 atau lima bulan sebelum proklamasi PRRI.
Karenanya, setelah bantuan senjata pada pertengahan Januari 1958, bantuan-bantuan lain datang secara bergelombang ke Sumatera dan Sulawesi, yakni sebagai basis utama pemberontakan.
Pengiriman bantuan memanfaatkan keberadaan fasilitas dan pangkalan militer Amerika dan Inggris di Filipina, Singapura, Malaysia dan Taiwan.
“Derasnya bantuan dari luar negeri, khususnya AS ini disebabkan oleh sikap konsisten anti komunis PRRI/Permesta, sebagai alasan utama pemberontakannya,” tulis buku tersebut.