Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Advertisement . Scroll to see content

Sandiaga Uno Dorong Pembangunan Infrastruktur dalam Pengembangan Pariwisata Likupang

Sabtu, 06 Maret 2021 - 19:26:00 WIB
Sandiaga Uno Dorong Pembangunan Infrastruktur dalam Pengembangan Pariwisata Likupang
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang di Likupang Timur, Minahasa Utara, Sulut, Sabtu (6/3/2021). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MINAHASA UTARA, iNews.id  - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pembangunan infrastruktur dalam pengembangan pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang di Likupang Timur, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Daerah itu menyimpan potensi wisata yang potensial.

Likupang juga menjadi satu dari lima kawasan wisata yang ditetapkan Presiden Joko Widodo sebagai Destinasi Super Prioritas (DSP). Karena itu, daerah ini menjadi prioritas utama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). 

"Pengembangan destinasi wisata akan dilakukan menyeluruh, mulai dari penataan kawasan yang melibatkan para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) hingga pembangunan infrastruktur dalam percepatan pemulihan sektor parekraf di Sulut," kata Sandiaga saat meninjau Likupang, Sabtu (6/3/2021). 

Dalam kunjungannya bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda serta pemilik KEK Likupang, Paquita Wijaya itu, Sandiaga Uno membuktikan indahnya pemandangan alam pesisir Minahasa Utara. Keindahan alam itu merupakan modal utama dalam pengembangan sektor parekraf pascapandemi Covid-19.

"Saya sangat terkesan kunjungan saya di Likupang Timur ini, indah sekali. Saya melihat potensi yang luar biasa dan ini mudah-mudahan bisa memberikan semangat kita bangkit kembali menggerakkan ekonomi masyarakat yang sudah satu tahun mengalami situasi yang sangat berat," kata Sandiaga Uno.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut