Ratusan Siswa di Gorontalo Rayakan Hari Maleo Sedunia 2022
Ia juga mengenalkan jenis-jenis satwa lainnya yang hidup di TNBNW, seperti Julang Sulawesi, Babirusa, Anoa, dan Musang Sulawesi.
Duta Burung Ajeng Mawaddah juga ikut mengkampanyekan pelestarian burung maleo kepada para siswa, serta menyajikan film pendek mengenai perilaku burung maleo yang dibuat Wildlife Conservation Society (WCS).
“Cara melestarikan maleo adalah dengan menjaga hutan dan pantai tempatnya hidup dan bertelur, serta tidak memburu burung tersebut beserta telur-telurnya,” kata Ajeng.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MIT Al Ishlah Emmy Purwati mengatakan, pihaknya antusias dengan kampanye Hari Maleo tersebut.
“Anak-anak semangat karena materinya disajikan dengan menarik. Penyampainnya juga sederhana sehingga siswa mudah memahami informasi tentang Maleo,” katanya.
Sebelumnya, pada 21 November 2020 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah mencanangkan Hari Maleo Sedunia di Obyek Wisata Lombongo Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Penetapan hari khusus untuk Maleo itu, merupakan upaya untuk mendorong upaya konservasi dan edukasi kepada masyarakat luas.
Editor: Cahya Sumirat