PVMBG Minta Warga Patuhi Radius Bahaya Gunung Karangetang
Dari pengamatan visual, salah satu gunung api aktif di Provinsi Sulut tertutup kabut, asap kawah tidak teramati, cuaca mendung hingga hujan, serta angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur.
Sementara seismik masih didominasi gempa guguran, katanya.
Pos Pemantauan Gunung Api Karangetang juga merekam dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 40 milimeter, S-P 17 detik dan lama gempa 61-131 detik.
Selanjutnya, terekam pula satu kali gempa tremor menerus dengan amplitudo lima hingga 40 milimeter, dominan enam milimeter.
Pada Rabu (8/2) lalu, PVMBG menaikkan status Gunung Karangetang dari waspada (level II) ke siaga (level III) setelah tampak terjadinya peningkatan aktivitas.
Lava pijar di puncak kawah meluncur deras ke sejumlah kali dengan jarak luncur diperkirakan mencapai 1.750 meter.
Editor: Cahya Sumirat