Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Soroti Kematian Mahasiswi Unima Diduga Korban Pelecehan Dosen, Desak Usut Tuntas
Advertisement . Scroll to see content

Polda Sulut Dalami Kematian Mahasiswi Unima di Tomohon, Ini Dugaan Penyebabnya

Senin, 12 Januari 2026 - 14:23:00 WIB
Polda Sulut Dalami Kematian Mahasiswi Unima di Tomohon, Ini Dugaan Penyebabnya
Dirreskrimum Polda Sulut Kombes Pol Suryadi menyampaikan perkembangan kasus kematian mahasiswi di Tomohon. (Foto: Humas Polri)
Advertisement . Scroll to see content

Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik melakukan penyelidikan mendalam, termasuk menelusuri dugaan adanya kekerasan seksual, pelecehan, hingga pembunuhan seperti yang dilaporkan pihak keluarga.

“Terkait laporan orang tua korban bahwa adanya kekerasan seksual, pelecehan dan dugaan pembuhanan, maka kami sudah lakukan penyelidikan, dimana kami sudah memeriksa 13 orang saksi termasuk orang tua korban, teman korban, penjaga kos, Satgas PPKT Unima, BEM Unima, dan klarifikasi terhadap security dan dokter ahli. Dan juga terhadap terlapor tindakan kekerasan seksual atas nama DM juga kami sudah lakukan klarifikasi,” ujarnya.

Dalam proses penyelidikan kematian mahasiswi di Tomohon ini, penyidik juga menemukan sejumlah dokumen yang diduga ditulis tangan oleh korban.

“Pertama tertulis tgl 16 Des 2024, yaitu surat yang ditujukan kepada Dekan Unima terkait kejadian pelecehan seksual yang terjadi pada tanggal 12 Des 2024 yang dialami AE. Selanjutnya Penyidik juga menemukan 2 produk tulisan berupa dairy curhatan hati korban, bahwa ia mengalami masalah dalam dirinya dan berpesan kepada adik-adik mahasiswa agar semangat dalam kuliah,” kata Dirreskrimum.

Dalam catatan tersebut, korban juga menuliskan pesan pribadi, termasuk permintaan agar peziarah tidak menggunakan pakaian berwarna pink jika kelak mengunjungi makamnya. Hasil perbandingan tulisan menunjukkan kesamaan antara surat dan catatan harian korban.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut