Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mafia Pupuk Rugikan Negara Rp4,3 Miliar Dibongkar Polisi, 3 Tersangka Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Petani Resah, Gubernur Gorontalo Minta Distan Sosialisasikan Regulasi Baru Pupuk Bersubsidi

Kamis, 04 Maret 2021 - 20:16:00 WIB
Petani Resah, Gubernur Gorontalo Minta Distan Sosialisasikan Regulasi Baru Pupuk Bersubsidi
Pupuk yang harganya naik membuat petani resah. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

GORONTALO, iNews.id - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta Dinas Pertanian  gencar mensosialisasikan regulasi yang baru tentang pupuk bersubsidi. Kebijakan baru terkait Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 49 Tahun 2020  yang dikeluarkan akhir Desember 2020 dan berlaku sejak awal 2021.

"Jadi problem pertama kita adalah pupuk bersubsidi. Ada kebijakan baru dari Menteri Pertanian yang belum disosialisasikan dengan baik," ujarnya di Gorontalo, Kamis (4/3/2021).

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Gorontalo Muljady D Mario mengatakan terjadi lonjakan harga pupuk dari sebelumnya Rp1.800 untuk pupuk urea, naik menjadi Rp2.250 per kilogram.

"Namun jika dibandingkan dengan pupuk non subsidi, masih lebih murah yang subsidi. Non subsidi harganya sekitar Rp7.000 per kilogram di pasaran,” kata Muljady.

Selain masalah harga yang naik, mekanisme pengambilan pupuk di tingkat pengecer juga kian ketat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut