Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pakar Hukum Ubhara Kritik KPK dalam Konstruksi Hukum Kasus Kuota Haji
Advertisement . Scroll to see content

Menag: Tanpa Toleransi Tidak Ada Kerukunan

Selasa, 23 November 2021 - 06:01:00 WIB
Menag: Tanpa Toleransi Tidak Ada Kerukunan
Wapres KH Ma'ruf Amin saat membuka Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Nasional VI FKUB se- Indonesia tanggal 17-22 November 2021 di Manado.(Foto: Antara/Dinas Kominfo)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO,  iNews.id - Menteri AgamaYaqut Cholil Qoumas dalam sambutan penutupan Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Nasional VI FKUB se-Indonesia mengatakan tanpa toleransi tidak ada kerukunan. Tanpa kerukunan akan sulit menggapai cita-cita besar.

"Pengalaman membuktikan toleransi dan kerukunan tidak tercipta hanya dari satu pihak, sedangkan pihak yang lain berpegang pada hak-haknya sendiri," kata Menag dalam sambutan penutupan Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Nasional VI FKUB se-Indonesia yang dibacakan Staf Ahli Menteri Agama, Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono di Manado, Senin (22/11/2021).

Dewasa ini, dikembangkan moderasi beragama agar toleransi dan kerukunan yang sudah ada lebih mengakar di kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia.

Di negara yang berdasarkan Pancasila ini, tidak ada mayoritas atau tirani minoritas, semua umat beragama dituntut untuk saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing, dimana hak seseorang dibatasi oleh hak-hak orang lain.

"Pancasila adalah ideologi pemersatu yang merangkul nilai-nilai ke-Indonesiaan sebagai bangsa yang beragama. Sila pertama dan utama Pancasila, yaitu Ketuhanan Maha Esa meneguhkan identitas nasional sebagai bangsa yang beragama dan bermoral," ujar Menteri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut