Kronologi Siswa TK di Bitung Dipukuli Guru hingga Biru-Biru, Berawal dari Tak Bisa Baca
Saat ditanyakan, sang anak cerita memar itu karena bermain dengan temannya dengan nada takut. Dia kemudian terus tanya agar menjawab jujur lalu anaknya pun berterus terang dipukul gurunya.
"Katanya karena tak bisa baca terus dipukul gurunya berulang kali, tak hanya sekali," katanya.
Selanjutnya dia menghubungi oknum guru tersebut. Namun disampaikan bekas memar itu karena sang anak ada bermain dengan teman-temannya dan mungkin terkena tali.
"Saya lalu kirim foto memar itu ke miss (oknum guru) dia kaget dan katanya nanti mau tanya ke teman-temannya. Saya kecewa di situ dia tidak jujur dari awal sehingga saya tempuh proses hukum dengan lapor polisi," ucapnya.
PS Kanit PPA Polres Bitung Aiptu Yanita Papendang mengatakan awal kasus ini bermula dari laporan orang tua korban yang keberatan atas tindakan guru kepada anaknya.