Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Olah TKP Kasus Bocah SD di Makassar Tewas Diperkosa, Ibu Korban Histeris
Advertisement . Scroll to see content

Bocah Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Manado Meninggal, Ini Penjelasan Dokter

Senin, 24 Januari 2022 - 16:36:00 WIB
Bocah Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Manado Meninggal, Ini Penjelasan Dokter
Press Conference di RS Prof Kandou Malalayang Manado, Senin (24/1/2022) siang. (Foto: MPI/Arther Loupatty)
Advertisement . Scroll to see content

“Di saat pemeriksaan saya temukan ada lebam-lebam di sebagian besar tubuh sampai ke area dekat kemaluan disertai dengan adanya perdarahan di sekitar kemaluan. Kami juga melanjutkan dengan VER dan hasilnya ditemukan adanya robekan di selaput darah, dimana robekan yang sifatnya sudah lama,” kata dr Joel.

Pasien ini kemudian lanjut rawat di Bagian Anak di ruang ICU, karena kondisinya berada di bawah penurunan kesadaran, di mana HB-nya hanya 1,8 dan itu akibat perdarahan yang sudah berlangsung lama.

“Pasien dilanjutkan perawatan di Bagian Anak, dan ada temuan-temuan diduga mengarah pada penyakit leukemia. Dan itu yang kami pikirkan sebagai penyebab perdarahan di vagina atau haid tidak bisa berhenti, perdarahan berlangsung terus tidak berhenti akibat ada kelainan darah,” ujar dr Joel.

Terkait robekan di selaput darah, tim dokter juga mengatakan selain aktivitas seksual, hal itu juga bisa disebabkan karena aktivitas lainnya seperti olah raga atau karena mengalami kecelakaan/terjatuh. Tim dokter juga memantau lebam-lebam yang dialami pasien berpindah-pindah, sehingga disimpulkan pasien CT mengalami leukemia.

Kondisi pasien sebelum meninggal, mengalami demam, pucat dan mata kabur, secara menyeluruh terjadi perdarahan di bola matanya dan sudah diberikan transfusi darah namun kondsi pasien semakin memburuk dan dinyatakan meninggal.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut