Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Konflik Rusia-Ukraina Tidak Pengaruhi Ekspor Sulut, Permintaan Tepung Kelapa Masih Tinggi

Jumat, 18 Maret 2022 - 08:20:00 WIB
Konflik Rusia-Ukraina Tidak Pengaruhi Ekspor Sulut, Permintaan Tepung Kelapa Masih Tinggi
Ilustrasi kegiatan ekspor Sulut di Bandara Sam Ratulangi Manado (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Sedangkan tepung kelapa yang diekspor ke Ukraina sebanyak 78 ton dengan nilai devisa sebesar 154.220 dolar AS," kata Darwin.

Darwin menjelaskan jika dibandingkan dengan Rusia, permintaan tepung kelapa dari Ukraina masih kecil.

"Kita bersyukur kinerja ekspor Sulut tetap tinggi meskipun ada konflik maupun krisis, karena yang kita jual produk pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat luas," ujarnya.

Dia berharap konflik Rusia-Ukraina cepat berakhir. Diketahui pada 24 Februari 2022, Rusia melancarkan invasi berskala besar ke Ukraina salah satu negara tetangganya di sebelah barat daya.

Invasi ini menandakan peristiwa penting dalam perang Rusia-Ukraina yang dimulai tahun 2014. Beberapa pejabat dan analis menyebut invasi tersebut sebagai serangan militer konvensional terbesar di Eropa sejak perang dunia II.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut