Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Konflik Rusia-Ukraina Tidak Pengaruhi Ekspor Sulut, Permintaan Tepung Kelapa Masih Tinggi

Jumat, 18 Maret 2022 - 08:20:00 WIB
Konflik Rusia-Ukraina Tidak Pengaruhi Ekspor Sulut, Permintaan Tepung Kelapa Masih Tinggi
Ilustrasi kegiatan ekspor Sulut di Bandara Sam Ratulangi Manado (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Konflik perang antara Rusia dan Ukraina tidak mempengaruhi kinerja ekspor Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ke dua negara tersebut. Permintaan tepung kelapa masih tinggi.

"Hal ini terlihat dari permintaan produk pangan tepung kelapa dari Rusia dan Ukraina sangat tinggi di bulan Januari hingga Februari 2022 ini," kata Kadisperindag Sulut Edwin Kindangen, di Manado, Kamis (17/3/2022).

Edwin mengatakan permintaan tepung kelapa dari Rusia dan Ukraina cukup tinggi jika dibandingkan sebelum terjadinya konflik antar dua negara tersebut.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut Darwin Muksin mengatakan tepung kelapa yang diekspor ke Rusia pertama di awal tahun 2022 sebanyak 666,8 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 1,38 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Kemudian, pengiriman kedua sebanyak 2.254 ton dengan nilai devisa sebesar 6,92 juta dolar AS.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut