Komoditas Kopi Jadi Pendukung Pariwisata Kota Tomohon
"Ini akan berimplikasi pada penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Tomohon," katanya.
Pelaksanaan padat karya produktif melalui penanaman perdana kopi Arabika Mahawu dengan metode agroforestry menopang pengembangan pariwisata, katanya, sebagai tepat dan penting.
Alasannya, katanya, untuk menyediakan lapangan pekerjaan produktif dan berkelanjutan bagi para pengangguran dan setengah pengangguran.
"Melalui penyediaan lapangan pekerjaan yang produktif ini memberi dampak positif dalam memberdayakan ekonomi masyarakat ke tingkat yang lebih sejahtera serta mendukung misi menjadikan Tomohon sebagai kota wisata dunia," katanya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, mengajak petani dan pengusaha kopi menyadari ciri khas Kota Tomohon sebagai kota yang memiliki dimensi pertanian dan kepariwisatan yang menonjol dan potensial. Sekitar 70 persen sumber pendapatan masyarakatnya berasal dari sektor pertanian.