Kisah Aprilia Manganang, 28 Tahun Sering Di-bully hingga Dibantu KSAD Jadi Laki-Laki Sejati
Dari cerita Aprilia, Andika juga akhirnya mengetahui kisah hidupnya sejak kecil. Aprilia memiliki kelainan pada sistem reproduksi.
"Jadi seseorang yang kemudian diberi nama Aprilia Manganang tidak seberuntung kita semua. Saat dilahirkan, anak ini memiliki kelainan pada sistem reproduksinya yang dalam terminologi kesehatan disebut hipospadias. Sebetulnya kelainan pada sistem reproduksi laki-laki ini atau hipospadias cukup sering terjadi," katanya.
Bahkan, lanjut Andhika, kasus ini menempati peringkat kedua dari jumlah kasus yang biasa terjadi untuk kelahiran bayi laki-laki. Menurut data, saat ini di setiap 250 bayi laki-laki yang lahir itu ada satu yang mengalami kelainan hipospadias atau empat orang dalam 1.000 kelahiran bayi laki-laki.
"Secara hipotesis kalau Indonesia memiliki jumlah penduduk 270 juta jiwa, maka di Indonesia ada hipotesis ya ada 1.080.000 anak laki-laki yang lahir dengan kelainan pada sistem reproduksinya," katanya.

Namun, latar belakang orang tua April Manganang membuatnya tidak langsung mendapat penanganan saat lahir. Ayahnya hanya lulus Sekolah Dasar (SD) dan bekerja sebagai buruh perkebunan. Sementara ibunya tidak lulus SD dan saat itu hanya bekerja sebagai asisten rumah tangga. Kondisi itu membuat keduanya hanya bisa pasrah saat Aprilia lahir dengan kelainan.