Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Advertisement . Scroll to see content

Kemenparekraf Libatkan 500 Pelaku Ekonomi Ikut Gerakan BISA di 5 Destinasi Wisata Sulut

Jumat, 09 Oktober 2020 - 22:14:00 WIB
Kemenparekraf Libatkan 500 Pelaku Ekonomi Ikut Gerakan BISA di 5 Destinasi Wisata Sulut
Kemenparekraf menggelar kegiatan Gerakan BISA untuk membangun kesiapan destinasi pariwisata menyambut era kenormalan baru di Sulut. (Foto: SINDOnews/Subhan Sabu)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menggelar kegiatan Gerakan BISA untuk membangun kesiapan destinasi pariwisata menyambut era kenormalan baru. Sebanyak 500 pelaku ekonomi kreatif turut andil dalam meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan dan keamanan destinasi pariwisata.

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi titik pelaksanaan ke-14 dari seluruh rangkaian kegiatan Gerakan BISA. Kegiatan ini digelar Kemenparekraf melalui Deputi Bidang Kebijakan Strategis berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Kehutananan Provinsi Sulut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa, serta Dinas Pariwisata Kota Tomohon.

Kegiatan dibuka secara serentak dari lima lokasi, pada Kamis (8/10/2020), yakni di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Bukit Kasih Kanonang, Benteng Moraya, dan Sumaru Endo. Kemudian, di Kota Tomohon, masing-masing di Taman Wisata Alam Kota Tomohon dan Gunung Mahawu.

Deputi Bidang Kebijakan Strategis, Kurleni Ukar mengatakan, agar roda perekonomian dapat terus bergerak di masa pandemi Covid-19, masyarakat harus tetap produktif. Namun, masyarakat harus tetap memprioritaskan kesehatan yang kuncinya terletak pada penerapan protokol kesehatan.

“Penerapan protokol kesehatan harus menjadi budaya baru. Ini harus dijalankan oleh seluruh pihak untuk bangkit kembali dengan menciptakan peluang-peluang baru di era adaptasi kebiasaan baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Kurleni Ukar, Jumat (9/10/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut