Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Idul Adha, Pedagang Sapi di Manado Mengaku Permintaan Turun 50 Persen

Senin, 27 Juli 2020 - 17:39:00 WIB
Jelang Idul Adha, Pedagang Sapi di Manado Mengaku Permintaan Turun 50 Persen
Sapi yang dipersiapkan untuk kurban. (Foto: Ilustrasi/KORAN SINDO)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Sejumlah pedagang sapi di Kota Manado mengeluhkan menurunnya permintaan hewan sapi kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penurunan  kali ini cukup drastis sampai dengan 50 persen.

Seorang pedagang sapi Ope Muhamad mengatakan, pada 2019 lalu per satu pedagang bisa menjual 20 sampai 30 ekor sapi kurban. Namun kini paling tinggi terjual 8 sampai 10 ekor.

"Menurun sampai 50 persen. Tahun ini hanya bisa menjual 21 ekor sapi kurban saja dibandingkan tahun lalu, bisa 46 sampai 48 ekor sapi," ujar Ketua Asosiasi Pedagang Daging Sapi Potong Kota Manado, Senin (27/7/2020).

Meski permintaan menurun, harga sapi kurban justru meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Standar harga sapi sekarang ini merata di ukuran 100 kilogram dengan harga Rp14 juta dibandingkan tahun sebelumnya Rp12 juta.

"Penurunan permintaan sapi kurban akibat adanya Covid-19," kata Ope.

Senada dengan Suwardi Deu, pedagang sapi kurban asal Minahasa Utara. Dia juga mengaku mengalami penurunan permintaan sapi kurban sampai 50 persen dibanding tahun lalu karena adanya pandemi Covid-19.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut