Festival Apangi di Gorontalo, Wisata Religi Bertabur Doa
Lurah Dembe 1 Rizal Rasyid Baili mengatakan festival ini merupakan yang ketujuh kalinya digelar sejak tahun 2016.
“Semua kue, kemasan, label, hingga tas diproduksi dengan biaya swadaya masyarakat. Kami tidak memaksakan berapa jumlah kue yang disumbangkan setiap warga, sesuai keikhlasan dan kemampuan masing-masing,” kata Rizal.
Pihaknya memprediksi ada lima ratus ribu kue apangi yang diproduksi oleh warga, kemudian disajikan melalui posko-posko di sepanjang tepi jalan raya.
Posko-posko didandani untuk mempertegas nuansa festival. Ada posko yang didesain seperti tenda pesta, pelaminan adat Gorontalo, hingga payung-payung bermeja yang ditata di pekarangan rumah.
Ada enam posko yang dibangun warga untuk melayani pengunjung yang datang. Hampir setiap rumah warga juga terbuka bagi siapa saja yang ingin menyantap apangi, kenal maupun tidak saling kenal.