BI Perkirakan Ekonomi Sulut di 2023 Tetap Kuat
Sedangkan ekspor terkontraksi 9,26 persen (yoy) yang disebabkan penurunan ekspor luar negeri sebesar 23,30 persen (yoy) terutama ekspor lemak dan minyak hewan nabati dan penurunan kinerja Impor yang terkontraksi 8,07 persen (yoy).
Selanjutnya, turunnya realisasi belanja modal juga menyebabkan terjadinya kontraksi pada konsumsi pemerintah sebesar 0,03 persen (yoy).
Pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat juga tercermin dari kinerja lapangan usaha pertanian, perdagangan, dan konstruksi, di tengah perlambatan industri pengolahan dan transportasi.
Pertanian, perikanan, dan kehutanan tumbuh 6,35 persen (yoy), ditopang oleh kenaikan volume ekspor perikanan dan kenaikan produksi padi.
Perdagangan besar dan eceran tumbuh 10,77 persen (yoy), ditopang oleh peningkatan permintaan masyarakat pada periode hari besar keagamaan nasional Natal dan tahun baru.