Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Massa BEM SI Segel Kantor BI Jateng
Advertisement . Scroll to see content

BI Gorontalo Panen Perdana di Klaster Ketahanan Pangan Terbaik Nasional 

Selasa, 11 Januari 2022 - 13:27:00 WIB
BI Gorontalo Panen Perdana di Klaster Ketahanan Pangan Terbaik Nasional 
Kepala KPW BI Gorontalo, Budi Widihartanto (keempat kanan) berfoto bersama usai panen perdana padi organik di lahan pertanian klaster Lamuta III di Desa Hutabohu, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Senin (10/1/2022). (Foto: Antara/HO-KPw BI Gorontalo) 
Advertisement . Scroll to see content

Hasil panen tersebut mencerminkan peningkatan 243 persen dari sebelum implementasi digital farming dan juga metode organik, karena Klaster Lamuta III biasanya hanya mampu produksi 5,5 ton/Ha.

Hasil produktivitas ini diapresiasi oleh Tim Ansa karena hasil ini lebih tinggi dari Cirebon 11 ton/Ha dan Sultra 10,5 ton/Ha. Lebih lanjut, penggunaan total organik mampu menurunkan biaya produksi hingga 50 persen bagi kelompok Lamuta III, sehingga lebih menguntungkan.

"Prestasi ini membuktikan bahwa penggunaan metode Digital Farming dibarengi dengan metode Total Organik mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mengurangi biaya operasional," bebernya.

Penggunaan total organik tidak hanya untuk lahan komoditas tertentu, selain padi bisa juga untuk cabai, bawang, tomat, berbagai sayuran dan tanaman lainnya. hal ini membuat petani sangat diuntungkan karena dengan bertani menggunakan metode total organik para petani bisa maju tanpa tergantung pada pupuk kimia bersubsidi.

Dengan diimplementasikannya digital farming pada operasional pertanian, mempermudah pemantauan dan monitoring informasi kondisi dan kebutuhan lahan yang lebih tepat secara real time.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut