Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dolar AS Menguat, Binsar Minta Pemkot Medan Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja
Advertisement . Scroll to see content

Bangkitkan UMKM, Pemulung dan Anak Jalanan di TPA Sumompo Manado Dapat Pelatihan Buat Kerajinan

Minggu, 24 Juli 2022 - 15:24:00 WIB
Bangkitkan UMKM, Pemulung dan Anak Jalanan di TPA Sumompo Manado Dapat Pelatihan Buat Kerajinan
Sejumlah pemulung dan anak jalanan mengikuti pelatihan keterampilan membuat kerajinan dari daur ulang sampah diselenggarakan PLN di Kota Manado.(Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Hal ini pula yang mendasari PLN untuk memberikan peningkatan keterampilan pemulung dan anak jalanan di TPA Sumompo sehingga mendorong terciptanya lapangan kerja baru.

PLN pada tanggal 1 Juni 2022 juga memberikan lauk pauk makanan bergizi di TPA Sumompo sebagai bagian dari kepedulian PLN dalam menunjang serta mengedukasi perihal pola hidup sehat di tengah lingkungan yang rentan akan penyakit.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan kerajinan pada 8-15 Juni 2022. Pada acara puncak 30 Juni 2022 dilakukan pameran hasil karya kerajinan peserta pelatihan yang dirangkai dengan pengobatan gratis, pemberian bantuan alas kaki, selimut, dan jaket.

Manager PLN UP3 Manado Edy Saparta mengharapkan peningkatan keterampilan mereka melalui pelatihan tersebut bermanfaat meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjadi bagian penting mereka untuk berkontribusi menjaga lingkungan.

Sekarang sudah terbukti bahwa kita semua boleh berbuat asal kita semua mau berubah ke hal-hal yang lebih baik. Karena dengan berubah apa yang tidak mungkin pasti akan menjadi mungkin," ujarnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Attackerz, Lazy Runturambiyang, mengemukakan pentingnya pemulung dan anak jalanan di Manado memiliki keterampilan yang baik dalam berkarya menggunakan bahan baku daur ulang.

"Selama ini lumayan sulit terealisasi karena kami tidak memiliki jaringan yang luas. Doa ini terjawab dan PLN datang memberikan anak-anak kami harapan bahwa mereka bukan hanya jadi pemulung tapi merek bisa menjadi pendaur ulang sampah dengan nilai ekonomi yg memadai," katanya.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut