Aktivitas Gunung Karangetang Meningkat, Semburkan Guguran Lava Pijar Sejauh 700 Meter
PVMBG menilai kondisi ini menunjukkan adanya pergerakan fluida magma menuju permukaan, yang berpotensi menghasilkan erupsi efusif berupa lelehan lava dan guguran pijar.
Diketahui, Gunung Karangetang merupakan gunung api strato aktif dengan ketinggian 1.784 meter di atas permukaan laut, terletak di Pulau Siau, Kabupaten Sitaro. Erupsi terakhir terjadi pada 5 September 2023, ketika material lava meluncur ke Kali Batuawang sejauh 1.000 meter dari puncak.
PVMBG memberikan sejumlah rekomendasi keselamatan kepada masyarakat sekitar Gunung Karangetang, antara lain tidak beraktivitas dalam radius 1,5 km dari Kawah Utara dan Kawah Selatan. Tidak beraktivitas dalam radius 2,5 km di sektor barat daya dan selatan dari Kawah Selatan.
Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak gunung, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar dan Besuk Sat.
Masyarakat juga diminta untuk tidak terpancing isu atau informasi tidak benar, dan hanya mengikuti imbauan resmi PVMBG serta Badan Geologi Kementerian ESDM.
Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid menegaskan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap peningkatan aktivitas Gunung Karangetang.
“Evaluasi tingkat aktivitas akan dilakukan secara berkala atau jika terjadi perubahan yang signifikan,” ujarnya dikutip dari Badan Geologi, Jumat (10/10/2025).
Editor: Donald Karouw