Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Sumut Gagalkan Sabu 29 Kg Jaringan Thailand, Kurir Ditangkap Dijanjikan Rp70 Juta
Advertisement . Scroll to see content

4.900 Ton Beras Impor dari Vietnam Tiba Hari Ini

Jumat, 16 Desember 2022 - 15:40:00 WIB
4.900 Ton Beras Impor dari Vietnam Tiba Hari Ini
Stok beras Bulog. (Foto: Sindonews.com/Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengatakan, pengiriman beras impor ini memang sengaja tidak didatangkan ke satu titik pelabuhan, melainkan ke 14 titik di seluruh wilayah Indonesia. Hal itu guna meminimalisir adanya penumpukan beras di satu daerah.

"Kita belajar dari 2018. Kita mendatangkan 1,8 juta ton beras impor itu langsung dipusatkan di DKI dan Surabaya. Sebagian ada yang di Medan akhirnya terjadi penumpukan trus kita dua kali kerja kan, nah abis itu kita bagikan ke wilayah wilayah," ucap Budi Waseso.

Sebelumnya, Perum Bulog telah menyatakan bahwa stok beras saat ini sudah menipis. Bahkan, data beras yang disebut Kementerian Pertanian surplus pun, realitanya barangnya susah di dapat. Atau kata lain, tidak ada barangnya.

Hal itu ia sampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (7/12/2022).

"Berdasarkan lapangan, karena saya bukan harus mengecek data ini benar atau tidak, tapi berdasarkan di lapangan dengan data yang kita dapat juga, kita punya juga hasil di lapangan dengan kontrak orang penggilingan, memang barangnya nggak ada," ujar Buwas saat paparan.

Terkait dengan itu, untuk memenuhi CBP tersebut, salah satu upaya yang dilakukan kementerian dan lembaga pangan terkait yakni dengan melakukan impor beras. Di mana Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan sudah teken persetujuan impor sebesar 500.000 ton beras yang bisa diambil saat genting dibutuhkan. 

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut