111 UMKM di Sulut Disiapkan Masuk Gernas BBI
“Kami bersama BI melakukan kurasi produk pilihan, misalnya makanan olahan, kerajinan, kain dan kopi kepada 111 UMKM," kata Koko.
Koko berharap tahapan penguatan artisanal ini bertujuan meningkatkan kualitas dan pendampingan UMKM Sulut.
Aktivitas yang dilaksanakan antara lain mengidentifikasi produk unggulan, pendampingan usaha hingga kemitraan artisan dan melakukan upaya onboarding UMKM pada platform ecommerce untuk transaksi online.
“Kegiatan ini akan mendorong penciptaan nilai tambah produk UMKM sehingga dapat mengikuti tren pasar dalam dan luar negeri, serta mampu meningkatkan daya saing dan meraih peluang ekspor produk UMKM," ujarnya.
Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, transformasi UMKM untuk menjadi lebih digital menjadi sangat relevan.