Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anak Durhaka! Pria di Makassar Ancam Bunuh Ayah Pakai Parang gegara Judol 
Advertisement . Scroll to see content

Viral, Ibu Maki dan Pukuli Anak Kandung dengan Kayu Gara-Gara Bolos Sekolah Daring

Senin, 21 September 2020 - 13:43:00 WIB
Viral, Ibu Maki dan Pukuli Anak Kandung dengan Kayu Gara-Gara Bolos Sekolah Daring
Tangkapan layar kayu yang digunakan Sf saat memukul anaknya Nj di Parepare, Sulsel, Senin (21/9/2020). (Foto: iNews/Ichsan Anshari)
Advertisement . Scroll to see content

PAREPARE, iNews.id – Seorang ibu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), menganiaya anak kandungnya yang masih berusia 10 tahun. Pelaku diduga tega memukuli anak hingga luka lebam karena kesal pada anaknya yang bolos sekolah daring.

Dalam video itu, Sf yang tampak sangat emosi bahkan memaki-maki anaknya sambil memukulinya. Sf mengaku selalu menderita karena perbuatan Nj dan menyesali telah melahirkannya. Bahkan, Sf menyebut putrinya sebagai anak berhati iblis. Sementara sang anak yang dimarahi ibunya tampak ketakutan dan menangis.

“Ini anakku, saya lahirkan, tapi tidak pernah menghargai saya sebagai ibunya. Selalu berbohong, dari dulu. Saya selalu dipermalukan. Menderita sekali saya selama ini,” kata Sf.

Aksi pelaku berinisial Sf terhadap putrinya Nj sempat direkam keluarga menggunakan kamera ponsel. Rencananya, video itu ditunjukkan kepada ke keluarga dari mendiang suami pelaku. Namun, video tersebut justru tersebar ke media sosial dan viral.

Satuan Reserse Kriminal (Satreksrim) Polres Parepare akhirnya mengamankan pelaku. Dari hasil penyelidikan, Sf tega melakukan penganiayaan karena kesal dan emosi kepada putrinya. Pasalnya, korban sudah dua pekan tidak mengerjakan tugas sekolah daring dan sempat hilang tak memberi kabar selama berjam-jam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut