Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nenek di Pangkep Bersimbah Darah Diduga Dirampok, Modus Pelaku Minta Air Minum
Advertisement . Scroll to see content

Takut Kunci Motor Disita Polisi, Sekelompok Remaja di Pangkep Kocar-Kacir saat Razia

Senin, 06 April 2020 - 22:45:00 WIB
Takut Kunci Motor Disita Polisi, Sekelompok Remaja di Pangkep Kocar-Kacir saat Razia
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 membubarkan para remaja dan pemuda yang berkumpul di sejumlah lokasi di Kabupaten Pangkep, Sulsel, Senin (6/4/2020). (Foto: iNews/Saharuddin)
Advertisement . Scroll to see content

PANGKEP, iNews.id – Sekelompok remaja di Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), kocar-kacir saat polisi menggelar raziaphysical distancing untuk mencegah penyebaran virus corona, Senin malam (6/4/2020). Para remaja ini berhamburan setelah polisi mengancam akan mengambil kunci sepeda motor mereka.

Penertiban ini dilakukan sesuai dengan maklumat Kapolri untuk mencegah penyebaran virus corona. Polisi dibantu personel TNI dan Satpol PP Pemkab Pangkep yang menggelar razia masih menemukan banyak kerumunan warga, termasuk para remaja yang berkumpul di sejumlah titik. Petugas langsung membubarkan keramaian tersebut.

Dari pantauan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, para remaja dan pemuda ini berkumpul di halaman rumah jabatan bupati. Tim segera mengingatkan mereka bubar dan mengancam akan menyita kunci sepeda motornya jika tidak segera pulang. Ketakutan, para remaja ini segera meninggalkan lokasi tersebut.

Keramaian juga terlihat di Taman Alun-Alun Kota Pangkajene, warung nasi di Pasar Sentral Pangkajene. Para pedagang diminta segera menutup warungnya sehingga tidak memancing warga untuk berkumpul. Setelah diberikan arahan dan pembinaan, pengunjung warung nasi kuning pun langsung membubarkan diri.

“Silakan ditutup warungnya. Kalau sudah ada yang positif corona berbahaya. Bahkan kalau meninggal, mau pulang kampung pun akan ditolak warga nanti,” kata salah seorang anggota tim.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut