Takut Kunci Motor Disita Polisi, Sekelompok Remaja di Pangkep Kocar-Kacir saat Razia
PANGKEP, iNews.id – Sekelompok remaja di Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), kocar-kacir saat polisi menggelar raziaphysical distancing untuk mencegah penyebaran virus corona, Senin malam (6/4/2020). Para remaja ini berhamburan setelah polisi mengancam akan mengambil kunci sepeda motor mereka.
Penertiban ini dilakukan sesuai dengan maklumat Kapolri untuk mencegah penyebaran virus corona. Polisi dibantu personel TNI dan Satpol PP Pemkab Pangkep yang menggelar razia masih menemukan banyak kerumunan warga, termasuk para remaja yang berkumpul di sejumlah titik. Petugas langsung membubarkan keramaian tersebut.
Dari pantauan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, para remaja dan pemuda ini berkumpul di halaman rumah jabatan bupati. Tim segera mengingatkan mereka bubar dan mengancam akan menyita kunci sepeda motornya jika tidak segera pulang. Ketakutan, para remaja ini segera meninggalkan lokasi tersebut.
Keramaian juga terlihat di Taman Alun-Alun Kota Pangkajene, warung nasi di Pasar Sentral Pangkajene. Para pedagang diminta segera menutup warungnya sehingga tidak memancing warga untuk berkumpul. Setelah diberikan arahan dan pembinaan, pengunjung warung nasi kuning pun langsung membubarkan diri.
“Silakan ditutup warungnya. Kalau sudah ada yang positif corona berbahaya. Bahkan kalau meninggal, mau pulang kampung pun akan ditolak warga nanti,” kata salah seorang anggota tim.