Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IRT Tewas dalam Rumah di Takalar, Emas 33 Gram Hilang Diduga Dirampok
Advertisement . Scroll to see content

Tak Hanya Faktor Alam, Abrasi di Takalar Diduga karena Penambangan Pasir Laut

Rabu, 22 Januari 2020 - 23:01:00 WIB
Tak Hanya Faktor Alam, Abrasi di Takalar Diduga karena Penambangan Pasir Laut
Warga memasang tanggul dari pasir untuk mengantisipasi terjadinya abrasi di Pantai Galesong Takalar. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

TAKALAR, iNews.id - Aliansi Masyarakat Pesisir (ASP) Sulawesi Selatan (Sulsel) menilai abrasi di sepanjang pantai Galesong, Kabupaten Takalar, dipicu karena penambangan pasir laut. Aktivitas tersebut dilakukan oleh perusahaan tambang lokal dan maupun internasional untuk reklamasi.

Koordinator ASP, Muhaimin Arsenio mengatakan, kondisi pesisir pantai tersebut memang sangat memprihatinkan. Sejumlah desa terkena abrasi antara lain, Desa Mangindara, Desa Mappakalompo, Desa Boddia, Desa Galesong Kota, Desa Tamasaju dan Desa Sampulungan.

"Bukan hanya tanah dan rumah warga yang bermukim di wilayah pesisir yang rusak, tetapi juga fasilitas umum di sana," kata Muhaimin kepada wartawan, Rabu (22/1/2020).

BACA JUGA: Pemakaman Umum di Takalar Rusak Terkena Abrasi, Kain Kafan Terlihat Warga

Menurut dia, penyebab gelombang air laut ini karena hilangnya sebagian pasir dan terumbu karang sebagai peredam gelombang air laut secara alami. Hal ini bukan karena cuaca ekstrem, tapi juga pengerukan serta aktivitas tambang pasir di laut secara berlebihan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut