Sejarah Kerajaan Gowa Tallo, Pernah Dipimpin oleh Raja Dijuluki Ayam Jantan dari Timur
Pada 1905, Kesultanan Gowa-Tallo resmi dihapuskan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda dan diganti dengan pemerintahan sipil.
Selain itu, Kerajaan Gowa Tallo atau Kesultanan Makassar mulai mengalami transisi kepemimpinan. Saat dipimpin oleh Sultan Muhammad Abdul Kadir Aidudin, kesultanan ini resmi menjadi bagian dari Republik Indonesia.
Benteng utama Kesultanan Gowa-Tallo ini dibangun pada abad ke-16. Terletak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Benteng ini sempat hancur akibat adanya serangan VOC, kemudian direkonstruksi pada 1990-an.
Makam ini merupakan makam dari sultan terbesar Kesultanan Gowa-Tallo yang berperang melawan VOC.
Makam ini terletak di Kompleks Taman Makam Pahlawan Sultan Hasanuddin di Kabupaten Gowa, Sulsel.