Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Mahasiswi Teknik Unhas Tewas di Area Kampus, Ini Identitasnya
Advertisement . Scroll to see content

Rompi Anti-Peluru Ciptaan Mahasiswa Unhas Makassar Masuk Tahap Pengembangan

Jumat, 31 Desember 2021 - 17:44:00 WIB
Rompi Anti-Peluru Ciptaan Mahasiswa Unhas Makassar Masuk Tahap Pengembangan
Dosen Pembimbing Penelitian Unhas Dr Muhammad Syahid. (ANTARA/HO-Unhas)
Advertisement . Scroll to see content

Yakni pada skala yang menunjukkan sistem benar-benar teruji dan terbukti melalui keberhasilan pengoperasiannya. Dalam pengerjaannya, panel antipeluru ini sangat sederhana yang telah berhasil dilakukan dengan metode manufaktur sistem 'vacuum bag'.

"Sehingga kami menargetkan bisa mereduksi beban hingga 50 persen dan siap untuk dilakukan hilirisasi produk yang siap pakai dalam membantu kebutuhan militer dan kami pastikan akan sesuai dengan standar prosedur yang ditetapkan,” kata Muhammad Syahid.

Para tim peneliti yang terdiri atas Muhammad Syahid, Rudi dan Azwar Hayar telah membangun komunikasi dengan Panglima Divisi III Kostrad sebagai mitra penelitian dan sebagai calon pengguna untuk hilirisasi produk.

Sementara itu, Rudi selaku inovator menjelaskan rompi antipeluru yang digunakan untuk melindungi tubuh dari serangan mematikan saat ini lebih banyak menggunakan material bahan logam, serat kevlar dan serat aramid.

Rompi antipeluru dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu soft body armour (Kaliber 9 mm) dan hard body armour (di atas kaliber 9 mm).

Pada penelitian awal, Rudi mengembangkan dua material dengan menguji simulasi metode elemen atau uji simulasi numerik yang dilakukan dengan menggunakan peluru kaliber 9 mm pada kecepatan 343 meter/detik. Kemudian dilakukan uji balistik di Markas Divisi III Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dengan menggunakan pistol tipe G2 buatan Pindad.

Sebelumnya, telah dilakukan penelitian awal dengan mengembangkan material Carbon Fiber Reinforced Polimer (CFRP) untuk panel bahan rompi anti peluru soft body armour. ada tahap awal ini, uji coba dilakukan Divisi III Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menunjukkan hasil yang memuaskan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut