Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Tangkap 5 ASN BPK terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim
Advertisement . Scroll to see content

Remas Payudara hingga Bokong Pegawai Honorer Sekolah, ASN Makassar Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 14 Juli 2023 - 16:54:00 WIB
Remas Payudara hingga Bokong Pegawai Honorer Sekolah, ASN Makassar Dilaporkan ke Polisi
Remas Payudara hingga Bokong Pegawai Honorer Sekolah, ASN Makassar Dilaporkan Polisi (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat Kepala Tata Usaha di salah satu SMKN di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan ke polisi. Pria tersebut diduga melecehkan pegawai honorer dengan meremas payudara dan bokong korban.

Disebutkan jika, peristiwa tersebut telah terjadi pada bulan Juni lalu. Saat itu korban D hendak mengantarkan dokumen kepada terlapor di sebuah ruangan. 

Namun, terlapor kemudian berusaha untuk mencium bibir korban. D pun melawan dan menolak bujuk rayu atasannya tersebut. Selang lima hari kemudian, terlapor langsung meremas bokong dan payudara korban saat hendak memberikan laporan. Korban pun melaporkan peristiwa itu ke suaminya lalu diteruskan ke polisi.

"Di situ saya berikan honornya dan dokumen untuk ditandatangani dia melakukan hal tersebut meremas pantat saya dan payudara saya sambil berkata 'tidak ada orang di sini'," kata korban.

"Dia (terlapor) mengakui perbuatannya. Dengan adanya bukti chat yang kami anggap bukti permohonan maaf dan siap kalau suami saya mau penjarakan dia," katanya lagi.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Lando Sambolangi mengatakan, masih mendalami laporan korban.

"Masih dalam proses penyelidikan dan unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Makassar telah meminta keterangan korban dan saksi termasu terlapor," ucapnya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut