Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Dugaan Penistaan Agama Injak Alquran di Lebak, Berawal dari Tuduhan Pencurian
Advertisement . Scroll to see content

Pria Mengaku Nabi Terakhir Dilaporkan ke Polisi, MUI Tana Toraja: Ini Penistaan Agama

Selasa, 03 Desember 2019 - 17:22:00 WIB
Pria Mengaku Nabi Terakhir Dilaporkan ke Polisi, MUI Tana Toraja: Ini Penistaan Agama
Pimpinan MUI Tana Toraja melaporkan pria mengaku nabi terakhir ke Polres Tana Toraja, Sulsel. (Foto: iNews/Jufri Tonapa)
Advertisement . Scroll to see content

Terkait hal itu, Zainal Muttaqin meminta polisi untuk menangkap Paruru Daeng Tau karena aktivitasnya telah mengganggu ketenteraman umat beragama di Tana Toraja. “Pengikutnya lumayan, sudah ada delapan KK di Tana Toraja. Belum lagi di tempat lain,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Paruru Daeng Tau membantah kalau dirinya telah mendeklarasikan diri sebagai rasul terakhir. Apalagi sampai disebut apa yang dia ajarkan ini bertentangan dengan rukun Islam.

"Saya tidak pernah melarang puasa, apalagi salat lima kali sehari," kata Paruru kepada wartawan di Makodim 1414/Tana Toraja, Senin (2/12/2019) malam.

Diketahui, pria asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendadak viral di media sosial setelah mengaku dirinya sebagai rasul terakhir. Setelah diselidiki orang tersebut dinilai hanya kurang memahami ayat Alquran dan materi tentang keislaman.

Pria yang mengaku sebagai rasul terakhir, Paruru Daeng Tau, membuat heboh warga setelah dirinya menjadi pimpinan Lembaga Pelaksana Amanah Adat dan Pancasila (LPAAP) di Dusun Mambura, Desa Lembang Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut