Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Ketua Geng Motor di Maros Mengamuk Bawa Parang dan Busur, Kini Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Pandemi Covid-19, Petani Madu Hutan di Maros Banjir Pesanan

Senin, 27 Juli 2020 - 09:43:00 WIB
Pandemi Covid-19, Petani Madu Hutan di Maros Banjir Pesanan
Hasil pencarian madu hutan di Dusun Pangisoreng, Desa Batu Putih, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulsel, Minggu (26/7/2020).(Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya mereka yang pekerjaannya berburu madu di hutan, sekaligus meningkatkan perekonomian desa," katanya.

Dia menjelaskan, sebagai gambaran, pada musim panen madu hutan antara April-Agustus, rata-rata setiap petani mampu mendapatkan 300 botol sebulan. Di Jakarta, madu kualitas baik hasil budidaya dijual di jaringan toko besar seharga Rp120.000 sebotol ukuran 500 mililiter.

Diketahui, madu merupakan salah satu nutrisi alam yang telah dikenal kegunaannya bagi kesehatan manusia. Berbeda dengan madu budidaya dari peternakan lebah, madu hutan berasal dari lebah yang hidup bebas di hutan-hutan. Sarang madu hutan menggantung sering berada di pepohonan tinggi atau tebing yang sulit dijangkau dan berbahaya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut