Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadi Tersangka Korupsi, Kadis Perkimtan Gowa Abdullah Sirajuddin Langsung Ditahan
Advertisement . Scroll to see content

Mufid Dianiaya hingga Tewas karena Menangis saat Akan Disodomi Ayahnya

Senin, 07 Mei 2018 - 17:20:00 WIB
Mufid Dianiaya hingga Tewas karena Menangis saat Akan Disodomi Ayahnya
HB, tersangka penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Abdul Mufid, anak kandungnya sendiri, saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Gowa, Senin (7/5/2018). (Foto: iNews/Bugma)
Advertisement . Scroll to see content

GOWA, iNews.id - Kasus penganiayaan yang dilakukan tersangka HB terhadap Abdul Mufid, anaknya sendiri yang baru berusia empat tahun hingga tewas dengan kondisi penuh luka lebam di Gowa Sulawesi Selatan, akhirnya terungkap, Senin (7/5/2018) sore. Tersangka mengaku tega menganiaya korban lantaran melawan setiap akan disodomi.

Mufid, tewas mengenaskan dengan luka lebam dan lecet di sekujur tubuhnya, Minggu (6/5/2018) dini hari. Dari pengakuan tersangka, tak hanya pukuli, lubang anus korban juga ditusuk dengan kayu hingga lecet dan berdarah.

HB hanya bisa pasrah saat digiring petugas usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Gowa Sulawesi Selatan Senin sore. Motif tersangka yang menjalankan aksi bejatnya itu pun kini terkuak. Tersangka nekat menganiaya dan melakukan kekerasan seksual terhadap anaknya lantaran korban terus melawan dan menangis setiap akan disodomi.

Di hadapan petugas, tersangka HB mengaku menyesal dan terus menangis karena telah menghilangkan nyawa buah hatinya itu. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengamankan pakaian, sepasang sandal korban, serta sebatang kayu yang digunakan tersangka untuk menusuk anus korban.


“Setelah diautopsi, kami menemukan banyak jejak luka yang terlihat pada tubuh korban. Dari pemeriksaan diketahui bahwa tersangka HB lah yang melakukan kekerasan terhadap korban secara berulang-ulang,” kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, di Mapolres Gowa, Senin (7/5/2018).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut