Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswi Diperkosa Pelajar SMA 17 Tahun di Palopo hingga Pendarahan Hebat

Kamis, 19 September 2019 - 21:53:00 WIB
Mahasiswi Diperkosa Pelajar SMA 17 Tahun di Palopo hingga Pendarahan Hebat
Petugas Polres Palopo menginterogasi pelaku pemerkosaan mahasiswi di Kota Palopo, Sulsel, Kamis malam (19/9/2019). (Foto: iNews/Nasruddin Rubak)
Advertisement . Scroll to see content

Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Ardi Yusuf mengatakan, pemerkosaan tersebut berawal dari perkenalan pelaku dengan korban di media sosial Facebook. Dari situ, pelaku kemudian mengajak korban berjalan-jalan dengan modus meminta bantuan mengerjakan tugas sekolahnya.

Korban lalu meminta diantarkan ke rumahnya. Namun, di tengah jalan, pelaku malah membawa korban ke rumah kosnya. Pelaku sempat memberikan air mineral kepada korban hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

“Diduga ada campuran dalam air mineral itu. Menurut keterangan korban, dia disuruh pelaku meminum air mineral itu dan setelah itu pusing dan tidak sadarkan diri. Saat itulah, pelaku memerkosa korban hingga terjadi pendarahan,” kata Ardi.

Setelah memerkosa korban, pelaku mengantarkan ke rumahnya. Korban yang kesakitan akibat pendarahan akhirnya menceritakan aksi bejat pelaku kepada keluarganya. Keluarga korban lalu melaporkan NRP ke Polres Palopo.

Korban yang terus mengalami pendarahan dilarikan ke Rumah Sakit Bintang Laut. Hingga kini korban masih dirawat di rumah sakit. Menurut keterangan dokter, korban mengalami pendarahan hebat dan alat kelaminnya harus dijahit.

“Korban masih dirawat karena ada luka pendarahan di alat kelaminnya,” kata Ardi.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 286 KUHP. Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut