Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecanduan Judol, Remaja Terekam CCTV Nekat Rampok Toko Kelontong di Makassar
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswa di Makassar Tewas Ditikam usai Tawarkan Pacar ke Pria Hidung Belang

Selasa, 09 Januari 2024 - 17:43:00 WIB
Mahasiswa di Makassar Tewas Ditikam usai Tawarkan Pacar ke Pria Hidung Belang
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mukhamad Ngajib saat rilis kasus penikaman mahasiswa, Selasa (9/1/2024). (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.idSeorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial AF (25) tewas ditikam usai menawarkan pacar ke pria hidung belang. Korban ditikam  Permana (23) yang tidak terima karena merasa ditipu korban dan pacarnya.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mukhamad Ngajib mengungkapkan, peristiwa penikaman itu berawal saat pelaku yang merupakan tukang bengkel itu memesan pekerja seks komersial (PSK) melalui aplikasi Michat.

Dalam pencarian aplikasi itu, ditemukan perempuan berinisial MR yang tak lain adalah pacar korban, AF.

Saat itu, kesepakatan pelaku dan MR melalui aplikasi medsos tersebut adalah Rp200 Ribu. Uang tersebut kemudian diberikan kepada perempuan (MR).

Kemudian perempuan MR menyuruh pelaku Permana untuk mencuci badan terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan badan.

Ternyata, hal itu merupakan modus MR untuk mengelabui pelaku dan meninggalkan pelaku yang sedang mencuci badan.

Pelaku pun sadar, setelah mencuci badan, MR sudah tidak berada di kamar dengan membawa  kabur uang pelaku.

“Pelaku kemudian keluar dari kamar dan mencari MR. Akan tetapi hanya menemukan korban AF,” beber Kombes Pol Mukhamad Ngajib di Mapolrestabes Makassar, Selasa (9/1/2024).

Pelaku pun hanya mendapati korban AF yang belakangan diketahui pacar wanita yang dipesannya melalui aplikasi Michat.

“Saat itu, korban bertanya ke pelaku, apa kau bikin di sini’. Pelaku kemudian menjelaskan kejadian yang dialaminya. Tetapi, korban hanya menyuruh pelaku untuk meninggalkan kosan atau kamar perempuan MR,” ungkapnya.

Namun, pada saat pelaku ingin meninggalkan kos, tiba-tiba korban langsung menggenggam tangan pelaku dari belakang.

Dengan maksud agar pelaku tidak bisa melawan. Karena, korban sempat melihat senjata tajam jenis badik di kamar perempuan MR.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut