Kronologi Pembunuhan Anak Tiri di Pinrang, Pelaku Sempat Beralasan Korban Pingsan
"Tetangganya bilang, tidak perlu dibawa ke puskesmas, karena anak ini (korban) sudah tidak sampai (sekarat)," ujar dia.
Pelaku lalu membawa MT kembali ke rumah. Tidak lama kemudian, bocah empat tahun itu pun meninggal dunia. Suami korban mendapati anaknya terbujur kaku dengan sejumlah luka langsung curiga dan melapor ke polisi.
Korban berinisial MT tewas dengan luka tusukan di bagian dada, lebam di sejumlah tubuh seperti perut, pinggang, punggung dan bekas gigitan di dagu. Pelaku pun mengakui perbuatannya telah menganiaya korban hingga tewas.
"Karena saya merasa anak saya (anak kandungnya) dibeda-bedakan oleh suami," katanya.
Sarnima merasa iri dengan perlakuan suami yang juga ayah kandung korban yang dinilai pilih kasih. Karena itulah dia nekat menganiaya korban, namun tak menyangka kalau aksinya tersebut membuat MT meninggal dunia.
Saat ini pelaku diamankan di sel tahanan Mapolres Pinrang untuk menjalani proses pemeriksaan. Ibu mudai ini terancam pasal berlapis dengan ancaman hingga 15 tahun penjara.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal