Kebocoran Sumur Minyak di Sulsel Sebabkan Sawah Gagal Panen, Perusahaan Akan Beri Kompensasi
Sebagai informasi, kebocoran pipa minyak terjadi pada Sabtu dini hari (8/9/2025). Menanggapi laporan tersebut, PT Vale segera membentuk Tim Tanggap Darurat (Emergency Response Group/ERG) untuk mengendalikan tumpahan minyak di Sungai Koro Lioka.
Upaya penanganan mencakup pemasangan oil boom untuk membatasi aliran minyak, penggunaan kain penyerap (absorbent pad), serta pembangunan sodetan dan kolam buatan berlapis plastik berukuran 4x4 meter guna menampung minyak agar tidak mencemari area persawahan.
Sumber kebocoran berada di titik hulu dengan ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut. Penanganan di lokasi tersebut dilakukan secara intensif oleh 30–50 orang dalam sistem kerja bergiliran selama 24 jam. Setelah satu minggu, kebocoran berhasil ditutup dan proses pengecekan rembesan pun dilakukan.
Editor: Kurnia Illahi