Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Remaja Bunuh Ayah Kandung di Bengkalis Riau, Leher Ditebas hingga Nyaris Putus
Advertisement . Scroll to see content

Gowa Gempar! Penjual Ikan Tewas Ditebas Parang, Pelaku Ternyata Musuh Lama

Senin, 25 Mei 2026 - 18:12:00 WIB
Gowa Gempar! Penjual Ikan Tewas Ditebas Parang, Pelaku Ternyata Musuh Lama
Petugas mengevakuasi jasad penjual ikan keliling yang tewas ditebas pria lansia lantaran dendam di Kabupaten Gowa, Sulsel. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

GOWA, iNews.id – Aksi pembunuhan sadis menggemparkan warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (25/5/2026). Seorang pria penjual ikan keliling tewas seketika setelah ditebas parang secara membabi buta oleh musuh lamanya menggunakan senjata tajam.

Keluarga korban yang tiba di lokasi kejadian langsung histeris, bahkan beberapa di antaranya pingsan tak sadarkan diri karena tidak kuasa melihat tubuh korban terbujur kaku di sebuah lapangan terbuka.

Peristiwa berdarah ini terjadi di area lapangan Desa Pannyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Tragedi bermula saat korban berinisial SL (60) keluar dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor sambil membawa keranjang ikan untuk berdagang keliling seperti biasa. 

Namun, tanpa disadari oleh korban, pergerakannya ternyata sudah diintai oleh pelaku berinisial JL (57). Pelaku sengaja membuntuti korban dari belakang dan langsung mengadangnya di tengah jalan. Sempat terjadi cekcok mulut yang hebat di antara keduanya sebelum akhirnya pelaku nekat mengeluarkan senjata tajam.

Mendapat laporan dari warga mengenai adanya pertumpahan darah, Aparat Satreskrim Polsek Bajeng bersama Tim Inafis Polres Gowa langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk memasang garis polisi dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Dari hasil identifikasi luar terhadap jenazah korban, petugas menemukan fakta bahwa lansia tersebut tewas akibat kehabisan darah karena menderita sejumlah luka sabetan senjata tajam yang sangat fatal di bagian kepala, leher, tangan, hingga sekujur tubuhnya.

Kapolsek Bajeng, AKP Wahhab Beta mengatakan, motif utama di balik aksi nekat pelaku mengeksekusi korban secara sadis murni didasari oleh urusan dendam lama yang belum terselesaikan. Sebelum insiden maut ini terjadi, keduanya memang dilaporkan sudah sering terlibat keributan dan perselisihan terpendam. 

"Pelaku merasa dendam terhadap korban karena perselisihan masa lalu. Begitu melihat ada kesempatan saat korban sedang berjualan ikan keliling, pelaku langsung mengikuti dan menyerang korban secara membabi buta," ujar AKP Wahhab Beta, Senin (25/5/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut