Epidemiolog Unhas: Waspadai Klaster Covid-19 usai Pilkada di 12 Daerah Sulsel
"Kasus harian sebelum Pilkada maksimal 150, sekarang naik di angka 300 kasus," kata guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas Makassar itu.
Untuk itu, patut diwaspadai penyebaran virus corona di tengah masyarakat. Ini mengingat hampir semua orang berada di kerumunan baik saat kampanye maupun menyalurkan hak pilihnya di TPS. Ia memprediksi, kasus orang terpapar akan terus meningkat.
"Besar peluang kasus ini akan naik terus sampai Januari tahun depan," ujarnya.
Menurut dia, ada langkah yang harus dilakukan masyarakat setelah ikut berkerumun meski belum mengetahui terpapar atau tidak. Segera periksakan diri untuk mengetahui statusnya jangan sampai ikut menjadi penyebar virus.
"Ada baiknya secara sukarela melakukan testing sekarang," katanya.
Saat ini, data menunjukkan peningkatan positif Covid-19 Sulsel naik 15,4 persen dan 22 kabupaten kota se-Sulsel berada di zona oranye. Sementara Kabupaten Bantaeng kini masuk zona merah dan hanya Kabupaten Tana Toraja yang ada di zona kuning.
Data diperoleh dari Kementerian Kesehatan, jumlah kasus Covid-19 di Sulsel pada 17 Desember 2020, ada 333 pasien baru terkonfimasi positif. Jumlah ini mengubah angka 24.019 pasien pada 16 Desember menjadi 24.352 pasien sehari kemudian.