Diperiksa Bawaslu soal Video 15 Camat Dukung Jokowi, SYL: Itu Editan
"Tidak ada niat apa-apa video itu selain dokumentasi pribadi saya di suatu tempat dan saya tidak tahu ada masalahku. Nanti 20 pengacara saya akan menerangkan (video) seperti apakah itu," tuturnya.
Mantan Gubernur Sulsel dua priode ini mengaku, tidak tahu menahu kapan video tersebut tersebar di media sosial. Selama ini, kata dia, lebih banyak bertemu dengan camat karena menganggapnya adalah guru yang sukses menjalankan pemerintahan mulai menjabat kepala desa, Bupati Gowa dan gubernur.
"Saya Syahrul Yasin Limpo tidak ada dalam momen video itu. Rata-rata camat sudah bersentuhan langsung dengan saya. Pas ketemu ayo kita video sama-sama. Kalau kapan itu (beredar) beberapa momen dan saya tidak ingat dimana itu," katanya.
"Bagi saya tidak ada pikiran lain membuat video yang berlebihan seperti apa, karena saya tidak mengakui video seperti itu. Saya santai berfoto-foto ada juga yang mengambil video saya dan yang lain itu editan menurut saya,'' ujarnya.
Ditanyakan mengenai keaslian video tersebut, SYL menyebutkan, video itu editan. Bahkan dia berdalih video seperti itu sering dilakukan saat bertemu dengan orang-orang yang mendukungnya. "Saya di mana-mana bicara dan di mana pun saya berada kita sering selfie (swafoto) sama-sama. Saya tadi menerangkan apa adanya," katanya.