Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Pilu Gadis Korban Penyekapan dan Pemerkosaan 3 Pria di Makassar

Senin, 14 Januari 2019 - 23:10:00 WIB
Cerita Pilu Gadis Korban Penyekapan dan Pemerkosaan 3 Pria di Makassar
Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P2TPA) Kota Makassar Tenri A Palallo saat merawat korban kejahatan seksual. (Foto: iNews/Yoel Yusvin)
Advertisement . Scroll to see content

Selama dalam masa-masa kelam itu, korban mengakui mendapat kekerasan fisik dan seksula. Para pelaku memerkosa dirinya secara bergantian. Jika melawan dia dianiaya dengan benda tumpul hingga mengalami luka lebam di bagian leher.

“Saat mereka tidur, saya melepas ikatan tali dengan mengesekannya di jendela kamar. Lalu saya keluar melalui pintu jendela dan menguncinya kemudian melompat. Saya sudah tidak pikir lagi tinggi atau pendek bangunan,” ujarnya.

Saat ini usai mendapat pertolongan, kondisi korban perlahan mulai membaik. Hanya saja traumanya belum menghilang dan kerap menangis terisak. Korban kini dalam penanganan Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P2TPA) Kota Makassar.

“Proses pemulihan traumanya masih panjang. Kami juga melakukan pendekatan untuk keluarga korban. Orang tua dan kakak-kakaknya agar tidak mendendam. Mereka juga terpukul dengan kejadian ini," kata Kepala P2TPA Makassar Tenri A Palallo.

Dia mengungkapkan, proses pemulihan fisik dan psikis akan terus dilakukan selama dua pecan berjalan ini. Selain itu, korban juga menjalani pemeriksaan untuk mengeluarkan cairan sperma akibat kekerasan seksual yang dialaminya.

“Kondisinya sudah membaik, tapi masih nangis-nangis. Jika sudah mulai pulih, kami akan kembali korban ke keluarganya,” tuturnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut