Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ODGJ Lempari Pengendara dan Rusak Toko di Pangkep, Berujung Ditangkap Warga
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Terjang Toraja Utara, Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir

Senin, 20 November 2017 - 08:14:00 WIB
Banjir Terjang Toraja Utara, Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir
Areal persawahan yang tergenang banjir sejak Sabtu malam di Toraja Utara. Hingga Senin (20/11/2017) pagi, hujan deras masih mengguyur wilayah Toraja Utara. (Foto: iNews/Jufri Tonapa)
Advertisement . Scroll to see content

TORAJA UTARA, iNews.id - Banjir yang kembali menerjang wilayah Toraja Utara, Sulawesi Selatan, sejak Sabtu, 18 November 2017 malam lalu, membuat ratusan hektar persawahan milik warga terendam. Akibatnya warga terpaksa harus gagal panen.

Sebuah irigasi juga ikut ambruk dihantam banjir. Hingga Senin (20/11/2017) pagi, intensitas curah hujan yang tinggi masih terjadi di wilayah Toraja Utara.

Banjir menerjang persawahan milik warga terjadi di Lembang Parinding, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara. Material sampah dan kayu yang ikut terbawa banjir dengan ketinggian kurang lebih satu setengah meter, juga menyebabkan tanggul irigasi ambrol.  

“Karena sudah terendam dua hari, bibit padi ini dipastikan busuk dan sudah tidak bisa digunakan,” ujar Paulus Katto, salah seorang petani yang sawahnya ikut terendam.

Kendati sudah banyak yang dipastikan busuk, tak sedikit warga yang berusaha mengais sisa bibit padi yang masih bisa ditanam ulang. Akibat musibah banjir ini, petani mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah.

Sementara itu, hujan yang masih turun hingga Senin pagi diperkirakan akan menyebabkan air yang menggenangi persawahan di Toraja Utara ini surut lebih lama.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut