Anak Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Begini Kronologi Versi Keluarga
Siswa SMP ini memang kerap mendatangi pasar ikan usai pulang mengaji pada sore hari. Lalu dia baru kembali ke rumah pada malam hari. Ketika itu bersamaan saat ada tawuran yang dibubarkan polisi.
Ketika diamankan ini, kata dia, pengakuan dari korban seolah-olah dipaksa mengaku kalau ikut tawuran, sehingga dibawa ke kantor polisi. Dia juga mendapat perlakuan kasar dari petugas, sehingga wajahnya lebam.
"Polisi bilang, kalau nanti orang tua tanya, dia diminta mengaku terjatuh. Saat itu dia diiming-imingi akan dibebaskan," katanya.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, korban sempat memberontak saat akan diamankan, sehingga petugas menduga FH terlibat tawuran.
"Dia mau melepaskan diri dari pegangan petugas, dan secara spontan anggota menariknya lagi, untuk memegang kerah baju. Tapi tak sengaja membentur wajah korban," ujar dia.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal