750 Peserta Ijtima Dunia Asia Dipulangkan dengan 3 Kapal
"Kapal yang tiba di pelabuhan Surabaya, penumpang asal Jawa Timur dan Jawa Barat dan NTB akan melanjutkan perjalanan mereka naik darat. Selanjutnya kapal akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta," ucapnya.
Pihaknya memastikan pemerintah daerah memfasilitasi jamaah tabligh tersebut untuk pulang di kampung halaman mereka, mengingat saat ini wabah Coronavirus Disease (Covid-19) sudah menjangkiti beberapa daerah di Indonesia.
Sementara petugas Otoritas Pelabuhan Utama Makassar Sirajuddin menyampaikan, untuk langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di pelabuhan, pihaknya melakukan pemeriksaan secara ketat kepada para penumpang dengan menggunakan alat pengukur suhu selanjutnya melewati Thermal Scannner.
"Bila ada melewati suhu 37,5 derajat Celcius akan dipisahkan. Tapi tadi diperiksa rata-rata suhu tubuh mereka antara 35-36 derajat Celcius. Ada satu dua 37 derajat langsung dipisahkan untuk diperiksa ulang oleh KKP. Namun sejauh ini masih aman," ujarnya.
Saat ditanyakan kondisi penumpang jamaah tabligh mengalami batuk-batuk, Sirajuddin menilai, itu karena kondisi tubuh penumpang terganggu karena cukup lama menunggu di pelabuhan Makassar.
"Memang banyak yang terganggu kesehatannya, ada yang batuk-batuk, sebab sejam semalam mereka menunggu disini, hawa dingin dan duduk serta Barung di lantai jadi berpengaruh. Tapi kita tadi sudah scan suhu tubuh masih dibawa rata-rata," katanya.