Weekend Story: Rentetan Kontak Senjata TNI-Polri dan OPM Terjadi dalam Sepekan
Tentu, negara memiliki kewajiban untuk melindungi segenap warga negara dan menjaga kedaulatan wilayahnya. Masyarakat Papua berhak hidup aman dan damai di tanah leluhurnya.
Di sisi lain, aparat keamanan juga memiliki risiko besar dalam menjalankan tugasnya. Pemerintah pusat dan daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama serta perwakilan kelompok-kelompok di Papua perlu duduk bersama mencari solusi yang komprehensif dan berkeadilan.
Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan, rentetan kontak senjata yang terjadi secara berdekatan di tanah Papua menandakan adanya eskalasi yang tidak kebetulan.
Fenomena ini dinilai bisa dilihat sebagai respons langsung atas meningkatnya tekanan operasi keamanan oleh aparat, khususnya Satgas Damai Cartenz, di wilayah-wilayah yang selama ini dikenal sebagai basis pergerakan OPM.
"Ketika ruang gerak mereka mulai terbatasi dan tokoh penting dalam jaringan mereka tertangkap atau tewas, respons balasan melalui serangan bersenjata menjadi pola yang kerap muncul," ujar Khairul Fahmi kepada iNews, Sabtu (17/5/2025).