Weekend Story: Rentetan Kontak Senjata TNI-Polri dan OPM Terjadi dalam Sepekan
Tragedi kembali terjadi pada Kamis petang, 15 Mei 2025, di Kampung Usir, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Dua anggota Brimob Polda Papua yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz 2025 gugur setelah ditembak oleh OPM.
Keduanya tewas saat menjalankan tugas pengamanan di wilayah yang memang dikenal rawan. Kehilangan dua personel kepolisian ini menjadi pukulan telak bagi upaya menjaga keamanan di Papua.
Seolah tak ingin ketinggalan, pada Jumat, 16 Mei 2025, baku tembak kembali pecah di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kali ini, dua anggota OPM tewas dalam operasi penangkapan yang dilakukan aparat gabungan.
Keduanya diketahui merupakan DPO Polres Dogiyai terkait kasus pembunuhan seorang tenaga honorer. Tewasnya dua anggota OPM ini menunjukkan bahwa aparat terus melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas berbagai tindakan kriminal di Papua.
Rentetan peristiwa dalam sepekan tersebut jelas menggambarkan betapa kompleks dan berbahayanya situasi di Tanah Papua. Pertanyaan, kembali muncul kapan teror OPM akan berakhir di Tanah Papua? Korban telah banyak berjatuhan, masyarakat menunggu kepastian situasi keamanan benar-benar tercipta.