Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP
Advertisement . Scroll to see content

Usai Pembakaran Rumah, Warga Pendatang di Dogiyai Papua Mengungsi ke Pos Aparat

Sabtu, 17 Juli 2021 - 10:09:00 WIB
Usai Pembakaran Rumah, Warga Pendatang di Dogiyai Papua Mengungsi ke Pos Aparat
Petugas saat mengevakuasi korban tewas pembakaran akibat amuk massa di Kabupaten Dogiyai, Papua. (Foto Bidhumas Polda Papua)
Advertisement . Scroll to see content

Lalu pukul 17.25 WIT, lima personel Satgas Paskhas dipimpin Serka Wartono menegur masyarakat yang mabuk tersebut untuk keluar dari lintasan bandara melalui jalan setapak. Kemudian personel bergegas keluar dari dalam Runway dan terdapat sekumpulan masyarakat sekitar 20 orang dengan membawa panah, parang dan batu. Mereka lalu mengeroyok kelima personel Satgas Paskhas.

Personel sempat memberikan tembakan peringatan kemudian orang-orang tersebut melarikan diri. Lalu personel pun mundur.

"Pukul 17.31 WIT merasa tidak terima ditegur sehingga sekelompok warga tersebut melakukan perlawanan dan sekitar 20 orang lagi ikut menyerang dengan parang dan kapak karena diprovokasi. Dari aksi tersebut, terdapat dua korban dari personel Paskhas yang kemudian dibawa menuju unit pelayanan RSUD, Kampung Kimupugi, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiai menggunakan ambulans Bandara Moanemani," kata Kamal.

Sementara pada pukul 19.35 WIT, di tempat dan lokasi berbeda, massa mulai berkumpul di Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiai.

Lalu pukul 20.49 WIT massa mulai melakukan pembakaran bengkel dan warung bakso milik Iwan di Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai. Selanjutnya massa membakar bangunan dan rumah-rumah milik pendatang di Distrik Kamuu pukul 22.13 WIT.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut