Usai Pembakaran Rumah, Warga Pendatang di Dogiyai Papua Mengungsi ke Pos Aparat
DOGIAI, iNews.id - Warga pendatang mengungsi ke pos aparat di Kabupaten Dogiai, Papua. Hal ini menyusul serangan pembakaran 13 rumah dan 19 ruko oleh orang asli Papua (OAP) yang menelan satu korban jiwa.
Warga khawatir akan adanya serangan susulan dan penjarahan serta pembakaran.
"Ya masyarakat pendatang mulai mengungsi ke pos-pos aparat keamanan di wilayah Kabupaten Dogiai," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal, Jumat (16/7/2021) malam.
Menurutnya, saat ini personel gabungan Polsek Kamuu dan Polres Nabire terus melakukan patroli di seputaran kota untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
"Situasi saat ini di Dogiai sudah kembali aman dan kondusif," katanya.
Sebelumnya, Hendrik Simatupang satu warga pendatang tewas setelah rumahnya dibakar massa. Selain itu warga bernama Ester Paruka juga terluka ketiak kirinya akibat dipanah.
Kejadian berawal saat Pos Satgas Paskhas Pos Moanemani mendapat laporan dari masyarakat adanya sekelompok orang yang mabuk miras di Runway Bandara Moanemani, Kamis (15/7/2021) pukul 17.08 WIT.